Kegagalan Penyebab:
Sensor berat mendeteksi anomali (pembacaan modul tunggal melebihi ambang batas berat maksimum).
Metode pemecahan masalah:
Lepaskan dan ganti modul sensor berat yang sesuai.
Kegagalan Penyebab:
Sistem tidak dapat mengambil informasi status nozzle karena aktuator nozzle semprot yang rusak mencegah transmisi data.
Langkah Pemecahan Masalah:
âPeriksa antarmuka aktuator:
âPeriksa harness kabel boom:
âValidasi Antarmuka Aktuator:
Kegagalan Penyebab:
Sirkuit pendek potensial dari port meter aliran yang disebabkan oleh aktuator nozzle semprot yang terbakar.
Ini terjadi karena unit kontrol utama (MCU) secara internal mengintegrasikan papan kontrol modul semprot dengan harness kabel sinyal port aktuator.
âLangkah Pemecahan Masalah:
âLepaskan aktuator nozzle semprot dari sisi kiri bagian ekor untuk memeriksa kerusakan.
Kegagalan Penyebab:
Sistem kontrol tidak menerima umpan balik data dari sistem semprotan, memicu alarm.
Langkah Pemecahan Masalah:
âAkar penyebab: Kegagalan komunikasi antara tautan cloud dan tautan telemetri (salah satu tautan tidak dapat membuat koneksi).
âLangkah Pemecahan Masalah:
âAkar penyebabik
âObstruksi dan gangguan ada antara pengontrol jarak jauh dan pesawat. Gangguan sinyal yang kuat pada pengontrol jarak jauh menyebabkan kehilangan sinyal.
âLangkah Pemecahan Masalah:
Pastikan tidak ada penghalang atau gangguan yang mempengaruhi hubungan telemetri antara pengontrol jarak jauh dan pesawat.
Inisialisasi ulang pemasangan frekuensi antara pengontrol jarak jauh dan pesawat.
Jika pemasangan frekuensi gagal, verifikasi jika versi pemancar video ditampilkan pada pengontrol jarak jauh.
âJika tidak ditampilkan, ganti frekuensi pengontrol jarak jauh dan pasang ulang.
Akar penyebab:
Data RTCM ditransmisikan ke pengontrol penerbangan.
Setelah pengontrol penerbangan memproses dan menghitung koordinat, ia mengirimkan informasi garis lintang/bujur ke antena utama.
âLangkah Pemecahan Masalah:
â1.Untuk penentuan posisi RTK jaringan:
2.Untuk penentuan posisi RTK ground: Verifikasi konektivitas jaringan pada pengontrol jarak jauh.
â3.Untuk posisi stasiun darat:
â4.Jika masalah tetap ada: ganti modul penentuan posisi (magnetometer kalibrasi).
âAkar penyebab:
âPengukuran kecepatan navigasi abnormal: Sistem mendeteksi anomali ketika kesalahan antara kecepatan yang diukur dan kecepatan menyatu melebihi ambang batas. Jika nilai prediksi kecepatan vertikal dari EKF berbeda dari nilai yang diamati dengan lebih dari ambang batas untuk â 3 detik berturut -turut
, anomali pengukuran kecepatan navigasi ditandai.
âLangkah Pemecahan Masalah:
âAkar penyebab:
Perbedaan sinyal GPS yang berlebihan antara antena primer dan sekunder.
âLangkah Pemecahan Masalah:
ï¼ 1ï¼ Periksa halangan atau lingkungan dalam ruangan.
âCatatan:
Underpass jembatan dilarang untuk operasi (kehilangan sinyal GPS dapat menyebabkan penyimpangan drone dan crash).
ï¼ 2ï¼ Ganti modul penentuan posisi.
ï¼ 3ï¼ Jika belum terselesaikan, kabel perangkat lunak pengontrol penerbangan dapat terputus;